.jpg)
Di tahun 93 awal tuntas pelayanan di IMAKRIS UM, bapak terobsesi betul, kapan ya Bapak bisa memiliki pacar....? Ada banyak teman cewek bapak di kampus, di gereja, di GMKI, dan sesama alumni SMA bahkan SMP. Tapi kepada siapa ya bapak menaruh hati? Ada beberapa bapak suka. Tapi yang mana bapak mau pilih?
Tahukah kalian Raras&Gagas, bahwa ada 1 teman cewk bapak yang istimewa, dia adalah mantan sekretaris bapak yang udah jarang ketemu. Sesekali ketemu di acara persekutuan doa mahasiswa di kampus. Cewek itu semula cewek yang biasa saja di mata bapak, bukankah bapak setahun penuh bekerja sama dengan dia dalam kepengurusan organisasi kemahasiswaan di kampus. Namun setelah tuntas pelayanan di kampus, dia menjadi tampak istimewa bagi bapak.
Setelah lama tak ketemu, bapak jadi kangen, lalu mulailah bapak melakukan pencarian. Mustinya dia masih aktif di kampus, dan betul dia masih sibuk menyelesaikan akhir tahun kepengurusannya jadi ketua unit kemahasiswaan itu. Wah... inilah moment yang tepat untuk bapak masuk kembali dalam interaksi dengannya. Tahukah kalian bagaimana rasanya dekat dengan seseorang yang dulu pernah akrab sebagai rekan kerja, dan sekarang bapak memiliki perasaan yang berbeda? Perasaan ingin bersamannya terus. ingin mendengar tawanya dan celotehnya terus, apalagi saat lihat dia sering sakit. Betapa ingin bapak menemaninya terus. Tepat di tanggal 28 Agustus 2003 itulah bapak berkesempatan mengutarakan perasaan bapak kepadanya di sebuah meja besar di ruangan besar, sebuah perpustakaan yang gede banget di Universitas Negeri Malang.
Wow..... lega rasanya, membuat dia tahu bahwa bapak ingin selalu bersamanya. Sejak itu kami berproses, berinteraksi lebih akrab. Ke gereja bersama, makan pangsit mie Cak Ri di WarkopMa di UM, jalan-jalan ke tmp wisata, diskusi bareng, bikin sebuah newsletter bareng yang diterbitkan oleh GMKI, dan berdoa bareng, betulkah masing-masing adalah pilihan Tuhan yang tepat untuk masing-masing......?
Wow..... luar biasa..... tiga tahun kemudian, kami berjanji di depan altar gereja untuk hidup bersama saling melayani dalam suka dan dalam duka. Nah kalian tahukan siapa dia? Iya.. cewek itu adalah ibumu, ibu endah mrp tersayang.
Pada tahun 2004 ketika kami bersehati untuk rajin bersama berdoa dengan pokok doa yang sama di jam yang sama setiap malam, salah satu doa kami adalah, di tahun 2007 kami tak lagi berdua. Lho kok gitu? Iya.... kami ingin sekali pada tahun 2007 kami bersatu dalam perkawinan yang kudus. Tapi Tuhan memberkati bapak dan ibu dengan pekerjaan yang baik, dan orang tua, yakni kakung dan uti kalian mendesak, untuk... mengapa harus 2007 kalo bisa 2006? Ya... akhirnya rencana baik itu malah maju, dan malah menyukakan kami, tanggal 5 Oktober 2006 hari Sabtu di Greja Kristen Djawi Wetan Pasamuan Purwoasri, di Kediri, bapak ibu diberkati dalam pernikahan kudus.
Dan salah satu pokok doa kami yakni di tahun 2007 tidak lagi dua tapi satu, malah jadi tidak lagi dua, namun tiga, dengan kelahiran Mbak Raras pada bulan Agustus 1997, 10 atau hampir 11 bulan pasca kami menikah. Wooooow.... itu adalah anugerah yang luar biasa........ Luar biasa, karena dari persekutuan berdua, jadilah berkat Tuhan dalam wujud bayi mungil cantik yang akhirnya kami namakan sesuai harapan kami dalam bahasa kawi, yakni anugerah cantik pemberian Tuhan, siapa lagi kalau bukan.... Mbak Raras..... Adyaning Raras Anggita Kumara.... yang 10 Agustus 2010 nanti Mbak Raras tepat berusia 13 tahun.
Berkat selanjutnya makin melengkapi kami, dengan kelahiran Agastya Pandu Wisesa.... iya, Mas Gagas yang lahir pada 13 September 2001 makin membuat kami berdua merasa bahwa anugerah Tuhan itu luar biasa, selain menyukakan, kami juga baru mengerti bahwa itu juga tanggung jawab baru, kami harus belajar keras menyiapkan diri menjadi orang tua bagi kalian, anak-anak manis pemberian Tuhan. Apalagi di usiannya yang ke-9 Mas Gagas memutuskan untuk ikut pramuka.... wow bapak ibu sangat mendukung!
Dalam kesempatan peringatan hari Anak Nasional yang jatuh di tanggal 23 Juli 2010 ini, bapak ibu ingin bilang, bahwa kalian adalah kekayaan luar biasa buat kami. Kami bersyukur atas kalian. Kami berbahagia memiliki kalian. Dan selama beberapa tahun ini kita telah melewati tahun-tahun sulit, namun tetap memberi kita senyum tiap hari. Yang tetap kita yakini adalah bahwa sejauh ini Tuhan masih terus tolong. Kita tak perlu takut, karena kita memiliki Kristus Yesus, yang menjadi spirit kehidupan kita. Bersama Dia kita jalani kehidupan suka duka, dan yang jelas... menjanjikan keselamatan kekal. dan kita meyakini itu sekarang dan selamanya.
Anak-anakku, maafkanlah bapak dan ibu apabila sesekali dalam waktu hidupmu, kami mengecewakanmu. Kami akan terus bersama dengan kalian. Nafas kami sehirupan dengan lantunan doa untuk keselamatan dan kebahagiaan kalian. Belajarlah dengan rajin, anak-anak. JaNGAN ragu bertanya. Jangan kuatir mencoba. Berlatihlah! Kamu pasti bisa. Bisa karena Tuhan yang akan memampukanmu.
Sayang dan peluk cium selalu dari bapak ibu,
adhi & ning
Jumat, 23 Juli 2010
We love you, RasGas!
Diposting oleh Unknown pada Jumat, Juli 23, 2010Rabu, 23 Juni 2010
Gagas dalam Euforia Sepak Bola Dunia 2010
Diposting oleh Unknown pada Rabu, Juni 23, 2010![]()

Tadi malam Gagas nonton pertandingan sepakbola World Cup 2010, antara kesebelasan Perancis vs Afrika Selatan yang di siarkan RCTI. Dan sekali-kali Gagas mengganti channel TV ke Global TV untuk menyaksikan Mexico vc Urugay. Itu adalah pertandingan ke 33 dan 34 dari 64 pertandingan yang rencana digelar dalam hajatan pegibol seluruh dunia ini.
Ini adalah kali pertama Gagas mengikuti perkembangan piala dunia yang digeber 4 tahun sekali. Bapak, ibu, mbak Yanti, Kung dan Uti hanya bisa geleng-geleng kepala saja menyaksikan antusiasme Gagas yang sangat tinggi untuk mengikuti setiap perkembangan pertandingan. Nama-nama pemain yang bapak sulit mengucapkan pun Gagas hafal dengan mudah. Wah kalo bisa ya jangan nama-nama pemain bola saja, Le. tapi juga pengetahuan-pengetahuan lain.... hehehe........
Senang bisa menemani Gagas nonton. Meski kadang bapak gak bisa menyaksikan karena udah ngantuk atau karena bapak lagi asyik dengan bacaan-bacaan bapak.Tapi bapak kan tetep nemeni di sebelahmu ya, Sayang....
Semoga kamu bisa mengambil hal positif dari pesta bola sejagad ini. Kamu tahu Gas, kenapa mereka bisa mewakili negaranya? Bersaing dengan puluhan bahkan ratusan pemain lain. Karena mereka adalah pemain-pemain yang disiplin. Mereka bisa karena mereka terbiasa berlatih. Kedisiplinan yang kuat, ditunjang dengan bakat kepemimpinan yang hebat di lapangan, serta intelejensi yang tinggi, mereka bisa menjadi pemain bola yang hebat, yang mampu melesakkan gol demo gol di antara kepungan pemain lawan, atau letih tubuh yang mendera. Semangat besar saja yang bisa membuat mereka bisa bermain full time dan mampu menjadi inspirasi kawan maupun lawan.
Selamat menonton bola ya Gas....... Petik nilai-nilai positif dan terapkan untuk dirimu! Tak harus dengan bermain bola. Kamu bisa terapkan semangat berlatih itu melalui aktivitas belajar atau membaca atau hobby menulismu. Belajat terus dari siapa pun, Sayang. Tak ada habisnya waktu untuk belajar dan belajar.
GBU seperti selalu . . . . .
Liburan tlah tiba......
Diposting oleh Unknown pada Rabu, Juni 23, 2010.jpg)
Mbak Raras udah libur, sekarang udah di Papar. Mungkin dia sedang belajar masak dan bikin kue. Hmm... bagus, Mbak Raras, kalo pulang nanti berarti udah bisa buatkan bapak kue-kue bikinanmu sendiri dong....! Wow... pasti nikmat makan kue bikinan anak sendiri.
Gagas udah selesai ujian, sekarang maen2 di sekolah sambil nunggu bpk ibu gurunya nulis raport. Kemarin bapak diperlihatkan nilai-nilai ulangannya. Bapak pikir dia belum terima, rupanya Gas bikin kejutan untuk bapak. Lembar-lembar ulangannya di taruh di sebelah bantal bapak. Wow.... senangnya..... nilai-nilai Gas bagus. Sebagus nilai-nilai Mbak Raras.
Oke, anak-anak sayang, sekarang memang waktunya untuk berlibur. Jadi manfaatkan dengan melakukan kegiatan2 yang positif. Selamat berlibur ya........
salam sayang selalu,
bapak dan ibu
Selasa, 18 Mei 2010
Bapak senang sekali melihat perkembanganmu dalam menulis, Gas. Inisiatif menulis itu memang harus datang dari dirinya sendiri, tatkala kamu sudah bisa memulainya tanpa ada orang lain yang mendorongmu, itu adalah tahap perkembanganmu yang paling bapak suka. Syukur Ibumu sangat telaten mengumpulkan berkas-berkas buku dan kertas-kertas hasil coretanmu. Bersyukur apabila di tengah kesibukan Ibu, ia masih sempat mengetiknya sehingga bapak bisa mengunggahnya ke web portofoliomu.
Kualitas isi tulisan adalah nomor sekian anakku. Yang penting kamu telah dapat secara ajeg mengekspresikan perasaanmu dan pemikiranmu melalui kumpulan diksi yang kau pilih. Bapak perhatikan ketika kamu menulis, kamu jarang sekali menghapus atau mencoretnya. Itu bagus, Le. Berarti kamu telah bisa mengutarakan dengan jujur, tanpa pilah-pilih, setiap kata meluncur, mewadahi pikiran dan arus imajinasimu. meluaup sedikit demi sedikit, hingga berlembar-lembar kertas bisa mencerminkan tautan imajimu.
Langkah berikutnya, kamu sudah bisa memulai dengan memeriksa, apakah tulisanmu itu berguna bagi orang lain atau tidak. Mengingatkan, memelihara, menegur, mengagumi, mendorong, atau menginspirasi orang lain atau tidak? atau sebaliknya itu hanyalah cerita yang mendukakan orang lain? Bagi bapak tidak masalah diksimu belum bagus-bagus ama, susunan kalimatmu kadang masih tidak runtut. Tidak masalah! Yang penting, tulisanmu itu suatu saat bermanfaat bagi orang lain.
Setelah itu tentu kamu harus mulai memikirkan, apakah ide atau gagasanmu itu telah kamu tuangkan dengan menggunakan pilihan kata yang tepat, apakah susunan kalimat runtut, saling terkoneksi, mengalir, menyamankan yang membaca. Apakah isi tulisanmu itu bagai irama lagu, yang kadang mengingatkan dengan keras, menegur dengan lembut, menceritakan subjek dengan lambat, pelan, dan terperinci atau bahkan dengan kata-kata yang pendek, singkat, cepat, dan berarti. Atau mungkin isinya penuh dengan emosi yang meninggikan alis mata atau membuat mata merem, karena ingin merasai perasaan yang katu tuangkan.
Kamu bisa, Gas. Seperti puisimu tentang kesabaran, itu telah membuat bapak terperangah, atau cerpenmu tentang sepak bola, itu seperti kamu bertutur sendiri di depan bapak.
Teruskan, sayang. Meski ada yang belum enak dibaca, tapi itu adalah perjalananmu berkisah dengan jujur. Menggambarkan perasaan dengan terbuka. Menunjukkan semangat yang gigih. Teruslah menulis. bapak akan menemanimu. GBU, My Son!
Selasa, 13 April 2010
Kabar dari Magelang
Diposting oleh Unknown pada Selasa, April 13, 2010Mbak Raras udah selesai baca buku apa hari ini? Mas Gagas udah bikin tulisan apa? Ada cerita baru? masih meneruskan kisah tentang sepak bola kemarin? Ayo, anak-anak, terus belajar, baca dan baca, tulis dan tulis, sayang sekali kalo kita sia-siakan waktu yang Tuhan udah berikan untuk kita. Waktu yang luar biasa untuk belajar. Belajar mendengar, belajar bercerita, belajar mengamati, belajar memberi.
Bapak sekarang ada di dalam Gereja GKI Pajajaran di Jalan Pajajaran Magelang. Bersama guru-guru dari TK, SD, SMP, dan SMA Kristen Indonesia Magelang, bapak sedang sharing tentang bagaimana bertumbuh dalam pelayananan pendidikan. Taku akan Tuhan itu adalah permulaan hikmat dan pengetahuan, Sayang. Jadi membangun pendidikan adalah bagian terpenting dalam seluruh aktivitas kerja manusia. Dengan belajar untuk mau dididik dan mau mendidik, kita akan menjadi seorang hamba Tuhan yang dipakai seturut dengan talenta yang sudah kita terima.
Oke, gitu dulu ya, bapak masih akan terus melanjutkan sesi ke-dua. Nanti kita lanjut lagi ya.
Peluk cium bapak dari Magelang untuk Raras dan Gagas tersayang. Oh iya... jangan peluk Ibu untuk bapak ya...... dan cium Ibu untuk bapak juga ya....... Mmmuaaah.....!
Salam hangat dari sekolah yang sedang memulai berkembang, sekolah yang sedang membangun sebuah paradigma baru untuk pendidikan yang berkualitas. Dadaaagh!
Kamis, 04 Februari 2010
Ayo Mencintai Batik, Sayang
Diposting oleh Unknown pada Kamis, Februari 04, 2010
Mari mencintai batik, warisan budaya bangsa yang adiluhung, dengan rutin membelinya, sebagai bagian dari yang kita kenakan dan pakai. Eksklusif sifatnya, corak yang tak selalu sama dengan lembar lainnya. Tidak benar-benar persis satu sama lainnya. lembar penuh hias, penuh warna, penuh cerita. Macam-macam kembang pun jadi pola yang dijadikan model. Jenis burung pun acap kali berpose menarik di helai eksklusif itu. Kedatangan bangsan China ke wilayah Cirebon pun jadi latar menarik di helai batik Cirebon. Perilaku halus model parang klitik pun melingkari tubuh gemulai para putri kraton dengan batik motif parang klitik. Rebung, masakan tradisional suk-suku di Indonesia pun dapat ditemukan sebagai salah satu motif di batik Jambi. Flora dan fauna memang objek manarik sebagai desain batik seperti yang dilakukan oleh para istri dari nelayan Indramayu tatkala menggoreskan canting, alat untuk membatik.
Tiada hari tanpa latihan. Ayo terus berlatih!
Diposting oleh Unknown pada Kamis, Februari 04, 2010
Selasa, 26 Januari 2010
Mau baca koran pagi-pagi? Lalu bapak baca apa hayo?
Diposting oleh Unknown pada Selasa, Januari 26, 2010Senin, 04 Januari 2010
Raras pianika, Gagas catur!
Diposting oleh Unknown pada Senin, Januari 04, 2010
Kamis, 03 Desember 2009
Puisi Gagas yang membuat bapak-ibunya geli dan terheran-heran
Diposting oleh Unknown pada Kamis, Desember 03, 2009Senin, 16 November 2009
Sudah baca buku apa minggu ini?
Diposting oleh Unknown pada Senin, November 16, 2009Gambar itu hanya sekadar mengingatkan kalian. Buku-buku apa yang sedang kalian baca sekarang? Masihkah kalian senang membaca? Jadikah beban jika bapak senantiasa sempatkan beli 2-3 buku tiap bulan dan harus kalian baca? Semoga tidak ya. Bapak ingin, kebiasaan kalian membaca bukan karena paksaan atau keharusan menghabiskan buku bacaan yang udah dibelikan bapak. Tapi akan sangat baik jika kalian membaca, karena emang kalian ingin tahu apa yang dipesankan oleh sang penulis? Met membaca Raras dan Gagas. Bapak senang buku coret-coretan kalian makin hari makin banyak, makin numpuk, dan sering bikin bapak ibu geli dan terkaget-kaget membacanya. GBU, Sayang.
Kamis, 01 Oktober 2009
Tangan Iseng Pembakar Sampah Hampir Menghanguskan Rumah Raras dan Gagas
Diposting oleh Unknown pada Kamis, Oktober 01, 2009Rabu, 30 September 2009
Belajar dari peristiwa 44 tahun lalu, Anak-anakku
Diposting oleh Unknown pada Rabu, September 30, 2009Bacaan penting bagi seseorang yang ingin belajar tentang pelbagai karakter manusia adalah bacaan sejarah. Selamat belajar, Raras dan Gagas.
Jumat, 07 Agustus 2009
WS Rendra, Salah Satu Penyair dan Dramawan Idola Bapak, Telah Meninggal, Anak-anakku
Diposting oleh Unknown pada Jumat, Agustus 07, 2009Kamis, 16 Juli 2009
Terima kasih, RARAS
Diposting oleh Unknown pada Kamis, Juli 16, 2009Dan syukur ini adalah hari ketiga Raras bakal pulang sendiri. Tanpa dijemput. Bapak cukup mengajarimu satu hari untuk mengenal lingkungan dan kamu telah bisa melakukannya sendiri. Itu luar biasa, anakku. Luar biasa! bapak ibu senang sekali. Bapak ibu bangga padamu! Kamu telah dapat masuk dalam kisah hidup yang lebih mandiri. Ayo terus belajar, Sayang. Ayo terus semangat melakukan segala sesuatu. Tuhan akan menolongmu, Nak. Tuhan akan memperlengkapimu. Kau akan bisa mencapai yang terbaik dengan usaha kerasmu dan tentu saja karena anugerah-Nya.
Jumat, 26 Juni 2009
Mengapa kita harus datang REUNI di GSV, RasGas?
Diposting oleh Unknown pada Jumat, Juni 26, 2009Kamis, 25 Juni 2009
Gagas Naik Kelas...!!!!
Diposting oleh Unknown pada Kamis, Juni 25, 2009Rabu, 24 Juni 2009
Gagas dan Raras Ambil Semangat Garuda di Dadaku
Diposting oleh Unknown pada Rabu, Juni 24, 2009Senin, 22 Juni 2009
Sharing tentang Models of Teaching di antara peserta CEC ACSI di Denpasar
Diposting oleh Unknown pada Senin, Juni 22, 2009Ibu Endah MRP, kekasih hati kami!
Diposting oleh Unknown pada Senin, Juni 22, 2009
Ibu Endah, kekasih hati kami.....
terima kasih atas kerja keras Ibu menemani Mbak Raras hingga bisa lulus dengan nilai lebih dari cukup.
terima kasih, Ibu telah menyisihkan waktu di kala badan penat, pikiran lusuh karena padat tugas, untuk mendampingi Raras belajar
terima kasih, karena Ibu telah memberikan tenaga dan semangat untuk Raras dan Gagas dan juga untuk bapak,
Ibu Endah..... Engkau adalah kekasih hati kami, cinta kami, yang selalu kami sayang!
Terima kasih, Ibu sayang! Terima kasih, Cinta!
salam sayang selalu dari
bapak dan anak-anak, Raras dan Gagas
Raras LULUS!!
Diposting oleh Unknown pada Senin, Juni 22, 2009Rabu, 10 Juni 2009
Awan Tipis Menggelayut Ramah
Diposting oleh Unknown pada Rabu, Juni 10, 2009Maka orang akan takut kepada nama TUHAN di tempat matahari terbenam dan kepada kemuliaan-Nya di tempat matahari terbit, sebab Ia akan datang seperti arus dari tempat yang sempit, yang didorong oleh nafas TUHAN. (Yesaya 59:19)





..jpg)










